HARYANA (Arrahmah.id) — Dua pemuda Muslim di negara bagian Haryana dilaporkan menjadi korban kekerasan kelompok Hindu radikal, yang mendedikasikan diri sebagai penjaga sapi, setelah dipukuli dan dipaksa meminum urine sapi di wilayah Palwal, memicu kemarahan publik dan sorotan terhadap meningkatnya kekerasan berbasis agama di India.
Dilansir Muslim Mirror (13/5/2026), para pelaku merupakan bagian dari kelompok Hindu radikal yang selama beberapa tahun terakhir sering dikaitkan dengan aksi kekerasan terhadap warga Muslim di distrik Palwal, Haryana, India utara.
“Mereka memukuli kami dan memaksa kami meminum urine sapi,” ujar salah satu korban sebagaimana dikutip dari Muslim Mirror.
Kepolisian Haryana dilaporkan telah menerima laporan terkait insiden tersebut dan melakukan penyelidikan terhadap para pelaku. Namun hingga kini belum ada informasi resmi mengenai penangkapan atau dakwaan terhadap pihak yang terlibat.
Menurut laporan Human Rights Watch, kelompok Hindu radikal perlindungan sapi di India beberapa kali melakukan serangan, pemukulan, hingga pembunuhan terhadap warga yang dituduh menyembelih atau memperdagangkan sapi.
